Minggu, 09 Maret 2014

Puisi Mati


Biarkan kaki-kakiku terantuk dan jatuh
Dalam menyelusuri tapak-tapak jejakmu
Hingga kudapati sebuah puisi
tentang kau dan aku
Yng akan mati
Bila telah sehati
Serta cukup berbekal iman dalam islam
Dan ketaqwaan kehadiratNya Tuhan
Dalam ridho dan bimbinganNya
Kita berdua tersenyum bahagia
Yang takkan tercipta yang kedua kalinya
Satu dalam seterusnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate

Free Hit Counter

Ada kesalahan di dalam gadget ini